Friday, 31 October 2014

Contoh Proposal Bisnis Restoran Ayam Goreng

Contoh Proposal Bisnis Restoran Ayam Goreng Contoh Proposal Bisnis Restoran Ayam Goreng

STUDI KELAYAKAN BISNIS
PROYEK RESTORAN AYAM GORENG

I.   Latar Belakang

Pada suatu hari Ibu Baim Wong mampir ke sebuah mal. Mal tersebut sangat ramai pengunjungnya. Kebetulan saat itu ia sangat lapar dan masuk ke food court yang sedang ramai pengunjungnya. Tidak sengaja Ibu Baim Wong melihat ada sebuah kios yang belum terisi. Ibu Baim Wong merupakan seorang wirausaha dibidang restoran ayam goreng dan ia sangat tertarik membangun restoran ayam goreng di Mal tersebut.

Kemudian ia datang ke pengelola food court. Setelah ia berbincang-bincang ia mendapatkan informasi bahwa kios tersebut belum ada yang memiliki. Ibu Baim Wong diberi kesempatan untuk membayar DP 2 hari kemudian. Dan juga ia mendapatkan data lainnya yang akan dijelaskan dalam proposal ini.

Kemudian Ibu Baim Wong menganalisa data tersebut dan hasilnya sangat layak untuk membuka restoran ayam goreng disana. Lebih lanjut dapat dilihat dalam proposal ini.

 

II.  PEMRAKARSA

Dengan latar belakang diatas, maka saya bernama Baim Wong merencanakan untuk membangun usaha Restoran Ayam Goreng tersebut. Dimana usaha tersebut merupakan pengembangan usaha Restoran Ayam Goreng yang ke 5. Sehingga saya cukup mengerti mengenai seluk beluk dan operasional usaha restoran tersebut. Lebih detail tentang rencana usaha tersebut dapat lebih lanjut proposal ini.

III. KEPEMILIKAN USAHA

Usaha Restoran Ayam Goreng ini merupakan usaha perorangan dimana pengurus usaha adalah anggota-anggota keluarga terdekat, yaitu:

Pemilik / Pimpinan Usaha       : Baim Wong

Pengurus Harian                      : Widia Wati

Total jumlah Karyawan: 6 orang

Riwayat hidup pemilik, saat ini saya telah mempunyai 4 restoran ayam goreng dibeberapa lokasi. Ke empat restoran tersebut sudah beroperasi dan sangat menguntungkan.

Laporan keuangan ke empat restoran tersebut dapat dilihat pada lamiran roposal ini.

MODAL USAHA

Modal dasar usaha ini dan telah disetorkan sebesar Rp 18.800.000 (Delapan belas juta delapan ratus ribu rupiah).

Surat-surat Izin

Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya yang dilampirkan dalam proposal ini adalah:

-          Surat izin Domisili

-          SIUP (Surat Izin Usaha Pengusaha)

-          TDP (Tanda Dartar Perusahaan)

-          NPWP (Nomor Pokok Wajik Pengusaha)

-          Sertifikat Rumah

-          Surat Kawin

-          Kartu keluarga

-          Kartu tanda penduduk (KTP)

IV.  Pemasaran

Produk dan Segmentasi

Produk usaha ini adalah ayam goreng, pecel lele, nasi putih/uduk, dan lalapannya yang merupakan produk makanan pokok.

Segmentasi usaha ini adalah pengunjung yang datang dan karyawan yang bekerja di Mal ini

Permintaan

Dari informasi pegelola food court didapat data 5 bulan terakhir tentang total omset makanan pokok di Mal tersebut dan jumlah restoran makanan pokok dapat dilihat pada tabel:

Historikal data total omset Restoran & Café:

Bulan

Restoran Makanan Pokok

(Rp)

Jumlah Restoran

(Unit)

Bulan-1

Bulan-2

Bulan-3

Bulan-4

Bulan-5

135.000.000

145.000.000

160.000.000

180.000.000

200.000.000

4

4

5

5

5

 

Ramalan Permintaan:

Dengan menggunakan fungsi linear (Lihat program lamaran di CD) perkiraan pertumbuhan / proyeksi omset penjualan Restoran dan Café:

 

Bulan

Total Omset

Proyeksi

Bulan-6

213,500,000

Bulan-7

230,000,000

Bulan-8

246,500,000

Bulan-9

263,000,000

Bulan-10

279,500,000

Bulan-11

296,000,000

Bulan-12

312,500,000

Bulan-13

329,000,000

Bulan-14

345,500,000

Bulan-15

362,000,000

Bulan-16

378,500,000

Bulan-17

395,000,000

 

Pesaing

Total restoran makanan pokok yang diizinkan oleh pengelola mal tersebut sebanyak 4 unit, unit ke 3 akan beroperasi pada bulan 10, yang dikelola oleh kami. Sedangkan unit ke 4 diperkirakan akan beroparsi pada bulan ke 14.

Perkiraan Perkembangan pesaing

Bulan

Restoran & Café

(Unit)

Proyeksi

Bulan-6

6

Bulan-7

6

Bulan-8

6

Bulan-9

6

Bulan-10

6

Bulan-11

6

Bulan-12

6

Bulan-13

6

Bulan-14

6

Bulan-15

6

Bulan-16

6

Bulan-17

6

 

Peluang

Besarnya proyeksi peluang pasar / omset rata-rata yang di analisa dengan menggunakan konsep bagi-bagi kue adalah:

Bulan

Total Omset

(Rp)

Restoran & Café

(Unit)

Omset rata-rata

(Peluang)

(Rp/unit)

Proyeksi

Bulan-6

213,500,000

6

35,583,333

Bulan-7

230,000,000

6

38,333,333

Bulan-8

246,500,000

6

41,083,333

Bulan-9

263,000,000

6

43,833,333

Bulan-10

279,500,000

6

46,583,333

Bulan-11

296,000,000

6

49,333,333

Bulan-12

312,500,000

6

52,083,333

Bulan-13

329,000,000

6

54,833,333

Bulan-14

345,500,000

6

57,583,333

Bulan-15

362,000,000

6

60,333,333

Bulan-16

378,500,000

6

63,083,333

Bulan-17

395,000,000

6

65,833,333

 

V. Teknis

Lokasi Usaha:

Tempat usaha ini berlokasi dilantai ground floor dekat dengan pintu masuk pada mal tersebut. Luas ruangan restoran dan café tersebut 30 m2.

Barang Investasi:

- Kontrak Kios 1 tahun

- Meja, Kursi, lemari

- Kompor gas 1 unit

- Perlatan memasak lainnya

- Kulkas

VI.  Keuangan

Total biaya pembangunan Restoran Ayam Goreng tersebut sebesar Rp 51.488.000, dengan rincian sebagai berikut

 

 

Barang Investasi:

- Kontrak Kios 1 tahun                                               Rp    20.000.000

- Renovasi                                                                   Rp      2.000.000

- Kursi, meja, lemari                                                    Rp      5.000.000

- Kompor gas 2 unit                                                    Rp      1.500.000

- Peralatan memasak lainnya                                       Rp      2.500.000

- Kulkas                                                                       Rp      3.000.000

- Motor I unit                                                              Rp    12.000.000

- lain-lain                                                                     Rp      1.000.000

Total                                       Rp   47.000.000

  1. Modal Kerja (Pembelian Kopi, roti, dll)                Rp.     4.448.000

Grand Total                           RP    51.448.000

Sumber Dana Investasi

Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank. Yaitu:

 

Modal sendiri

- Investasi                                            Rp   18.800.000 (40%)

Kredit Bank

- Investasi                                            Rp    28.200.000 (60%)

- Modal Kerja                                      RP      4.448.000

Total               Rp    32.648.000

Grand Total                           Rp    51.448.000

Pembayaran Kredit Investasi

Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan kedua (sebulan setelah pinjaman diterima), serta selanjutnya setiap 1 bulan sekali, selama 15 bulan. (lebih ditail dapat dilihat pada table dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran Dana)

Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit

 

Bulan

Pokok Kredit

(Rp)

Bunga Kredit

(Rp)

Total

(Rp)

Bulan-1

2,721

564

3,285

Bulan-2

2,721

599

3,320

Bulan-3

2,721

544

3,265

Bulan-4

2,721

490

3,211

Bulan-5

2,721

435

3,156

Bulan-6

2,721

381

3,102

Bulan-7

2,721

326

3,047

Bulan-8

2,721

272

2,993

Bulan-9

2,721

218

2,939

Bulan-10

2,721

163

2,884

Bulan-11

2,721

109

2,830

Bulan-12

2,717

54

2,771

 

Proyeksi Laba Rugi

Pada bulan operasi pertama diperkirakan usaha air isi ulang sudah mendapatkan keuntungan sebesar Rp 11.285.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 12.900.000, Akumulasi keuntungan dalam satu tahun adalah Rp 246.29.000 Lebih ditail tentanng  Proyeksi laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03

Analisa Investasi

Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu:

  1. Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.

Payback Period usaha ini adalah + 3 Bulan.

  1. Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceeds yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank.

IRR dalam 12 bulan adalah 38,34%.

Rasio Keuangan

Metode yang digunakan adalah:

Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal 1 atau 100%.

Bulan

Likuiditas

Bulan -1

Bulan -2

Bulan -3

Bulan -4

Bulan -5

Bulan -6

Bulan -7

Bulan -8

Bulan -9

Bulan -10

Bulan -11

Bulan -12

62.60%

102.21%

154.12%

218.94%

299.61%

400.07%

525.64%

683.76%

885.13%

1145.73%

1490.49%

1960.04%

Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05

Profitabilitas

Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI (Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.

 

Bulan

ROI

ROE

Bulan -1

Bulan -2

Bulan -3

Bulan -4

Bulan -5

Bulan -6

Bulan -7

Bulan -8

Bulan -9

Bulan -10

Bulan -11

Bulan -12

24.32%

29.34%

35.00%

41.41%

48.75%

57.23%

67.12%

78.84%

92.91%

110.15%

131.75%

159.57%

60.02%

68.62%

77.68%

86.75%

95.82%

104.88%

113.95%

123.01%

132.08%

141.15%

150.21%

159.28%

Terlihat ROI dan ROE pada awal bulan sudah lebih dari suku bunga bank dan makin meningkat setiap yang menyatakan proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05.

V.    Jaminan Kredit.

Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan Surat sertifikat rumah atas nama saya.

Penutup

Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini.

Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.

 

Terimakasih atas kerja samanya.

 

 

 

 

Hormat Kami,

 

 

 

 

 

(Baim Wong)

Pemilik UsahaTag :contoh proposal usaha rumah makan | contoh proposal usaha restoran | proposal usaha restoran | contoh proposal restoran | proposal usaha rumah makan |

Related Posts to "Contoh Proposal Bisnis Restoran Ayam Goreng"

Response on "Contoh Proposal Bisnis Restoran Ayam Goreng"