Saturday, 02 August 2014

Contoh Proposal Bisnis Mie dan Pangsit Ayam

Contoh Proposal Bisnis Mie dan Pangsit Ayam Contoh Proposal Bisnis Mie dan Pangsit AyamSTUDI KELAYAKAN BISNIS
 MIE dan PANGSIT AYAM

Suatu hari saya makan mie & pangsit pada suatu warung kecil dipinggir kota Jakarta. Mie & pangsit tersebut rasanya luar biasa enaknya dan tidak kalah dengan bakmi-bakmi yang terkenal di Jakarta, seperti, bakmi gajah mada, gang kelinci. Hal ini menimbulkan inspirasi saya untuk membuka usaha mie & pangsit di sebuah mal.

Beberapa hari kemudian saya bertanya kepada pemilik warung tersebut maukah ia menjual resep mie & pangsit dan cara memasaknya, dan ia setuju jika harganya cocok.

Akhirnya ia sepakat untuk menjual resep dan cara memasak mie & pangsit tersebut.

I.      KEPEMILIKAN DAN Pengurus Usaha

Pemrakarsa

Dengan latar belakang yang seperti diceritakan diatas, maka saya merencanakan membangun usaha Mie & Pangsit Ayam. Mengingat keterbatasan dana dalam membangun usaha tersebut, saya bermaksud untuk meminjam dana untuk menutupi kekurangan dana investasi saya.

Kepemilikan Usaha

Usaha Mie & Pangsit Ayam ini merupakan usaha perorangan, dimana pengurus usaha adalah:

Pemilik / Pimpinan Usaha       : Dedy Kurnia.

Karyawan                                : 4 orang

Riwayat hidup pemilik. Saat ini saya masih bekerja pada sebuah perusahaan swasta, sedangkan yang mengurus usaha ini adalah istri saya dibantu 2 orang pembantu. Untuk lebih jelas tentang riwayat hidup atau Curriculum Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini.

Modal Usaha

Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 7.350.000 (Tujuh juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah).

Surat-Surat Izin

Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya dilampirkan dalam proposal ini adalah:

-          Surat izin Domisili

-          BPKP mobil

-          Surat Kawin

-          Kartu keluarga

-          Kartu tanda penduduk (KTP)

II.    Pemasaran

Produk & Segmentasi

Produk usaha ini adalah mie-pangsit, plus bakso.

Segmentasi usaha ini adalah pengunjung yang datang ke mal tersebut, dengan target masyarakat ekonomi menengah.

Permintaan

Lokasi usaha pada pusat jajanan serba ada (puja sera/foodcourt) disuatu mal. Dimana pujasera tersebut sangat ramai dikunjungi pengunjungnya baik pada siang hari ataupun sore dan malam hari. Diperkirakan jumlah mangkok yang terjual mencapai 250 mangkok perhari atau 150 x 30 hari = 4.500 mangkok perbulan hal ini berdasarkan rata-rata warung makanan pokok yang ada disana dan akan naik terus seiring dengan tersebarnya informasi mie-pangsit enak dan murah.

Pesaing

Pada mal tersebut belum ada yang bangun usaha mie pangsit, tapi yang ada makanan pokok lainnya, seperti: ayam goreng, gado-gado, jungfood dan lain-lain. Sehingga dianggap tidak ada pesaing.

Peluang

Dengan tidak ada pesaing, maka peluang sama dengan permintaan, sehingga proyeksi penjualan adalah:

Bulan

Penjualan
(Mangkok)

Omset
(Rp 000)

Kenaikan
(%p)

Mie-pangsit

Mie-pangsit-Bakso

Bulan-1

2,700

1,800

39,600

100.00%

Bulan-2

2,970

1,980

43,560

110.00%

Bulan-3

3,240

2,160

47,520

120.00%

Bulan-4

3,510

2,340

51,480

130.00%

Bulan-5

3,645

2,430

53,460

135.00%

Bulan-6

3,780

2,520

55,440

140.00%

Bulan-7

3,915

2,610

57,420

145.00%

Bulan-8

4,050

2,700

59,400

150.00%

Bulan-9

4,050

2,700

59,400

150.00%

Bulan-10

4,050

2,700

59,400

150.00%

Bulan-11

4,050

2,700

59,400

150.00%

Bulan-12

4,050

2,700

59,400

150.00%

Awal bulan operasi diperkirakan omset masih kecil, karena banyak yang belum tahu, dan untuk bulan-bulan selanjutnya akan meningkat terus sejalan dengan penyebaran informasi.

Harga Jual

Harga jual produk usaha ini adalah:                            HPP

- Mie – Pangsit                        Rp   8.000                   Rp 3.000

- Mie – Pangsit + Bakso          Rp 10.000                   Rp 4.000

III.  Lokasi dan Teknis

Lokasi Usaha

Lokasi usaha terletak di Pujasera suatu mal.

Fasilitas dan perlengkapan usaha yang diperlukan dalam membangun usaha ini adalah:

-          Sewa kios 1 tahun                                                                         Rp     20.000.000

-          Etalase                                                                                            Rp       3.000.000

-          Kompor, kuali, piring dan gelas                                                    Rp       1.000.000

-          Lain-lain                                                                                        Rp          500.000

Total                                                         Rp     24.500.000

IV.  Proyeksi Keuangan

Total biaya pembangunan Usaha Mie & Pangsit Ayam ini sebesar Rp 4.231.000, dengan rincian sebagai berikut:

Investasi tetap:

-          Sewa kios 1 tahun                                                                         Rp     20.000.000

-          Etalase                                                                                           Rp       3.000.000

-          Kompor, kuali, piring dan gelas                                                    Rp       1.000.000

-          Lain-lain                                                                                        Rp          500.000

Total                                                         Rp     24.500.000

Modal Kerja, bahan baku mie, bakso dan lain-lain                       Rp          550 000

Grand Total                                             Rp     25.050.000

Sumber Dana Investasi

Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank. Yaitu:

Modal sendiri

-          Investasi Tetap                  Rp     7.350.000 (30%)

Kredit Bank

-          Investasi Tetap                  Rp   17.150.000 (70%)

-          Modal Kerja                      Rp        550.000 (100%)

Total                          Rp   25.050.000

Asumsi Proyeksi Keuangan:

Asumsi-asumsi proyeksi keuangan dapat dilihat pada Formulir (Microsoft Excel) lampiran keuangan, seperti: Harga Jual, Harga Pokok, Biaya Operasional, Tenaga Kerja, Suku Bunga Bank, Rasio Persediaan, Piutang, Hutang Dagang,  Kenaikan Harga dan Biaya (escalation), Umur Ekonomis / Penyusutan, dan sebagainya.

Pembayaran Kredit

Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan kedua operasional, dan berakhir pada bulan ke-12. Lebih detail dapat dilihat pada tabel dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran Dana)

Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit

 

Bulan

Pokok Kredit

(Rp 000)

Bunga Kredit

(Rp 000)

Total

(Rp 000)

Bulan-1

1,475

257

1,732

Bulan-2

1,475

243

1,718

Bulan-3

1,475

221

1,696

Bulan-4

1,475

199

1,674

Bulan-5

1,475

177

1,652

Bulan-6

1,475

155

1,630

Bulan-7

1,475

133

1,608

Bulan-8

1,475

111

1,586

Bulan-9

1,475

88

1,563

Bulan-10

1,475

66

1,541

Bulan-11

1,475

44

1,519

Bulan-12

1,475

22

1,497

 

Proyeksi Laba Rugi

Pada bulan operasi pertama diperkirakan sudah mendapatkan keuntungan sebesar
Rp 17.101.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 19.545.000. Akumulasi keuntungan selama 1 tahun pertama adalah Rp 311.073.000. Lebih ditail tentanng  Proyeksi laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03

Analisa Investasi

Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu:

  1. Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.

Payback Period usaha ini adalah 1 bulan.

  1. Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceeds yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank.

IRR 1 tahun sebesar 84,61%. (diatas bunga bank 1,50% perbulan).

Rasio Keuangan

Metode yang digunakan adalah:

Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal 1 atau 100%.

Bulan

Likuiditas

Bulan-1

110.74%

Bulan-2

256.48%

Bulan-3

453.07%

Bulan-4

719.59%

Bulan-5

1074.26%

Bulan-6

1561.12%

Bulan-7

2259.53%

Bulan-8

3328.13%

Bulan-9

5109.73%

Bulan-10

8673.96%

Bulan-11

19370.58%

Bulan-12

0

 

Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05

Profitabilitas

Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI (Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.

 

Bulan

ROI

ROE

Bulan-1

73.63%

232.67%

Bulan-2

89.54%

265.92%

Bulan-3

107.73%

299.28%

Bulan-4

128.72%

332.64%

Bulan-5

146.33%

349.47%

Bulan-6

167.16%

366.31%

Bulan-7

192.15%

383.14%

Bulan-8

222.71%

399.97%

Bulan-9

250.61%

400.27%

Bulan-10

286.50%

400.57%

Bulan-11

334.39%

400.87%

Bulan-12

401.47%

401.17%

 

Terlihat ROI dan ROE makin menigkat yang menyatakan proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05

V.    Jaminan Kredit.

Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan BPKB mobil saya.

Penutup

Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini.

Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.

Terimakasih atas kerja samanya.

 

 

 

 

Hormat Kami,

mondos worldTag :proposal usaha mie ayam | contoh proposal usaha mie ayam | proposal mie ayam | contoh proposal usaha mie | contoh proposal Mie ayam |

Related Posts to "Contoh Proposal Bisnis Mie dan Pangsit Ayam"

Response on "Contoh Proposal Bisnis Mie dan Pangsit Ayam"