Wednesday, 01 October 2014

Contoh Proposal Bisnis Air Isi Ulang

Contoh Proposal Bisnis Air Isi Ulang Contoh Proposal Bisnis Air Isi UlangSTUDI KELAYAKAN BISNIS PROYEK AIR ISI ULANG

I.   Latar Belakang

Dalam era pembangunan dan perindustrian pada saat ini telah meningkatkan taraf hidup manusia, akan tetapi pembangunan menjadi suatu dampak pencemaran air yang sangat menyolok. Sungai-sungai dan sumber-sumber air banyak tercemar unsur kimia organik, non organik, logam berat, dan sebagainya yang dapat membawa kerugian fatal bagi tubuh manusia. Air yang tercemar bukan saja kehilangan daya detoksifikasinya untuk melancarkan metabolisme sel tubuh, tetapi juga merugikan tubuh kita.

Timbulnya berbagai permasalahan diatas menjadikan jutaan masyarakat saat ini telah membelanjakan uangnya hanya untuk mendapatkan air bersih untuk diminum sehari-harinya. Secara singkat dapat dikatakan air memegang peranan penting dalam tubuh sehingga perlu diperhatikan kebersihan dan higienitasnya. Mengabaikan peranan penting air berarti anda menampung berbagai sumber penyakit dimasa akan datang. Persiapan dana yang besar untuk mengobatinya, hilangnya hari-hari bahagia bersama keluarga dan bahkan akibat paling buruk, anda kehilangan mata pencarian karena fisik tidak menunjang serta menjalani hidup lebih lama ditempat tidur karena sakit.

Gambaran ringkasan cerita diatas bukan merupakan rahasia umum lagi untuk saat ini. Hampir seluruh pelosok masyarakat mengetahui bahwa tubuh kita memerlukan air bersih yang sesuai dengan metabolisme sel tubuh.

Tetapi yang dihadapi masyarakat saat ini adalah sulitnya untuk mendapatkan air bersih dengan biaya murah dan dapat terjangkau.

Dengan adanya temuan baru beberapa tahun yang lalu tentang teknologi penyaringan air bersih (air isi ulang) dengan investasi yang cukup murah dan dapat dijadikan sebagai home industri (usaha mikro) dilokasi-lokasi permukiman. Harga jual produk otomatis sangat murah dibandingkan produk yang bermerek. Dan diperkirakan permintaan akan produk air isi ulang akan terus meningkat sejalan dengan perkembangan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya air bersih untuk metabilosme sel-sel tubuh. Disamping itu pemerintah sangat mendukung dengan adanya usaha ini “Masyarakat dapat hidup sehat dengan biaya hidup ekonomi rendah”.

II.  PEMRAKARSA

Atas dasar ilustrasi diatas dan beberapa hasil analisa survey kelapangan yang akan dijelaskan, maka saya bernama Agnes Monica merencanakan untuk membangun usaha Air Isi Ulang. Dimana usaha yang akan dibangun ini merupakan perluasan / pengembangan usaha yang sudah ada, dalam arti kata, saya sudah mempunyai pengalaman dalam usaha bidang ini selama + 2 tahun.

III. KEPEMILIKAN USAHA

Proyek usaha air isi ulang ini merupakan usaha perorangan dimana pengurus usaha adalah anggota-anggota keluarga terdekat, yaitu:

Pemilik / Pimpinan Usaha       : Agnes Monica

Pengurus Harian                      : Sule

Karyawan;

Bagian Pengiriman:

- Counter                                 : Parto

- Ke Rumah-rumah                 : Aziz

- ke Perusahaan-perusahaan    : Nunung

Riwayat hidup pemilik, saat ini saya masih bekarja sebagai karyawan pada sebuah perusahaan swasta, sedangkan yang menjalankan usaha saya adalah istri, adik dan famili terdekat saya. Untuk lebih jelas tentang Curriculum Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini.

MODAL USAHA

Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 85.000.000 (Delapan puluh lima juta rupiah) berupa:

1.         Tanah seluas 60 m2 (tempat lokasi usaha)                  Rp  45.000.000

2.         Dana Kas & bank                                                        Rp  40.000.000

Total                                       Rp 85.000.000

Surat-surat Izin

Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya yang dilampirkan dalam proposal ini adalah:

-          Surat izin Domisili

-          SIUP (Surat Izin Usaha Pengusaha)

-          TDP (Tanda Dartar Perusahaan)

-          NPWP (Nomor Pokok Wajik Pengusaha)

-          Sertifikat Kualitas Air (Sucofindo)

-          Sertifikat tanah, Hak milik

-          IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

-          Surat Kawin

-          Kartu keluarga

-          Kartu tanda penduduk (KTP)

IV.  Pemasaran

Lokasi Usaha Lama (sedang berjalan)

Permintaan air mineral (Air Isi Ulang) didaerah tempat kami saat ini cukup tinggi dan terus meningkat. Khususnya pada hari sabtu dan minggu atau hari libur kami cukup kewalahan untuk melayani permintaan produk kami.

Lokasi usaha kami saat ini berada dalam tengah-tengah komplek yang jumlah Kepala Keluarga (KK) + 2000 KK dan sekitar luar komplek banyak bangunan kavling yang sudah terisi serta penduduk lama (Asli) yang berjumlah + 3000 KK.

Disamping itu diluar komplek banyak pabrik / perusahaan kecil yang memesan produk kami dan permintaannya cukup tinggi.

Jumlah permintaan air isi ulang berkisar 200 hingga 300 galon perhari atau 7.800 galon perbulan dengan Harga Jual Rp 3.000 pergalon.diantar sampai ketempat.

Sedangkan harga pokok 1 galon air adalah:

Air                               Rp       800

Tutup Botol                 Rp       175

Tisu                             Rp         75

Pencucian Galon         Rp       100

Total        Rp    1150

 

Historikal data penjualan 6 bulan terakhir adalah:

Bulan

Permintaan (Galon)

Total

(Galon)

Perumahan

Pabrik

Januari

4.503

2.250

6.753

Februari

4.512

2.050

6.562

Maret

4.601

2.350

6.951

April

4.930

2.300

7.230

Mei

5.253

2.250

7.503

Juni

5.526

2.275

7.801

Lokasi Baru (Perluasan usaha)

Lokasi pembangunan usaha ini berjarak kurang lebih 5 km dari usaha yang lama. Permintaan akan produk air isi ulang pada lokasi baru ini diperkirakan akan lebih tinggi dari lokasi yang lama, karena lokasi baru merupakan jalan akses masuk pada perumahan dengan jumlah + 3500 KK dan disekitar perumahan banyak rumah kavling-kavling yang sudah terisi serta kondisi ekonomi dan sosial hampir sama dengan kondisi usaha yang sedang berjalan.

Pesaing

Pada lokasi baru ini belum ada usaha air isi ulang ataupun dalam proses pembangunan.

Segmentasi pasar.

Segmentasi pasar produk Air Isi Ulang ini ditargetkan pada 2 segmentasi pasar, yaitu:

  1. Pasar pemungkiman / perumahan 70%
  2. Pasar perusahaan / industri 30%

Target penjualan.

Target penjualan atau proyeksi volume penjualan pada lokasi baru ini diperkirakan setelah enam bulan operasi hampir sama dengan lokasi lama, yaitu :

Bulan

Proyeksi Penjualan (Galon)

Total

Penjualan

(Galon)

Pemungkiman

Perusahaan

Agustus

2.100

900

3.000

September

2.380

1.020

3.400

Oktober

2.800

1.200

4.000

Nopember

3.150

1.350

4.500

Desember

3.640

1.560

5.200

Januari

3.990

1.710

5.700

Februari

4.340

1.860

6.200

Maret

4.690

2.010

6.700

April

4.900

2.100

7.000

Mei

5.040

2.160

7.200

Juni

5.250

2.250

7.500

Juli

5.460

2.340

7.800

 

 

V. Teknis

Teknologi

Dalam memproduksi Air Mineral Isi Ulang menggunakan teknologi gradation dan multy media filtration dengan pemrosesan system filtrasi sebanyak 16 kali serta penyaringan sampai dengan 0,1 micron melalui ultra violet sterilization system.

Spesifikasi nama-nama spare part air isi ulang:

Nama Barang

Jumlah

Keterangan

- Storage Tank

2 unit

Kap. 5200 lt, bahan prophelyne penghambat / ti lumut
- Final Tank

1 unit

Kap. 1200 lt, bahan stainless steel IC 304
- Filter Media Pre Treatment

3 unit

10 x 125 cm, tabung stainless steel ic 316
- Water Pump

4 unit

Foodgrade body stainless steel
- Ultra Violet Sterilization System

1 unit

Int’l standar industrial
- Cartridge Filter

13 unit

Polycarbon + Drat tembaga
- Water Press Control

1 unit

Menjaga kestabilan tekanan
- Dolomite

1 unit

Water level control
- Flow meter

1 unit

Water distribution
- Rak Cartridge

1 unit

-
- Partisi alumunium super

1 set

3 KPA + 1 pencucian sterilisasi gallon + 1 pemilasan (lantai keramik + lampu decolite) + display UV system)
- Piping, Valve Dll

1 set

Menggunakan pipa kualitas terbaik RUCIKA (KD system instalasi)

 

VI.  Keuangan

Total biaya pembangunan usaha Air Isi Ulang tersebut sebesar Rp 146.794.000, dengan rincian sebagai berikut

  1. Pembelian tanah tempat usaha 60 m2                                Rp   45.000.000
  2. Biaya bangunan Rp 1.000.000/m2 x 36 m2                       Rp   36.000.000
  3. Mesin dan peralatan Air Isi Ulang                                     Rp   35.000.000
  4. 2 Unit motor bebek                                                                        Rp   24.000.000

Total                                        Rp 140.000.000

  1. Modal Kerja (Pembelian gallon, air, tisu, sabun, dll)         Rp.    6.794.000

Grand Total                           RP 146.794.000

Sumber Dana Investasi

Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank. Yaitu:

Modal sendiri

- Investasi                                            Rp     85.000.000

Kredit Bank

- Investasi                                            Rp    60.000.000

- Modal Kerja                                      RP      6.794.000

Total               Rp     66.794.000

Grand Total                           Rp   146.794.000

Pembayaran Kredit Investasi

Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan kedua (sebulan setelah pinjaman diterima), serta selanjutnya setiap 1 bulan sekali, selama 15 bulan. (lebih ditail dapat dilihat pada table dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran Dana)

Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit

Bulan

Pokok Kredit

(Rp)

Bunga Kredit

(Rp)

Total

(Rp)

Bulan-1

5.566.000

1.200.000

6.766.000

Bulan-2

5.566.000

1.225.000

6.791.000

Bulan-3

5.566.000

1.113.000

6.796.000

Bulan-4

5.566.000

1.002.000

6.568.000

Bulan-5

5.566.000

891.000

6.457.000

Bulan-6

5.566.000

779.000

6.345.000

Bulan-7

5.566.000

668.000

6.234.000

Bulan-8

5.566.000

557.000

6.123.000

Bulan-9

5.566.000

445.000

6.011.000

Bulan-10

5.566.000

334.000

5.900.000

Bulan-11

5.566.000

223.000

5.789.000

Bulan-12

5.568.000

111.000

5.680.000

 

Proyeksi Laba Rugi

Pada bulan operasi pertama diperkirakan usaha air isi ulang sudah mendapatkan keuntungan sebesar Rp 4.847.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 4.988.000, Akumulasi keuntungan dalam satu tahun adalah Rp 75,302 .000 Lebih ditail tentanng  Proyeksi laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03

Analisa Investasi

Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu:

  1. Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.

Payback Period usaha ini adalah + 18 ulan.

  1. Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceeds yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank.

IRR dalam 12 bulan adalah 4,34%.

IRR dalam 5 tahuan adalah 5x 4,34% = 21,70% minimal

Rasio Keuangan

Metode yang digunakan adalah:

82.58%

114.04%

168.32%

281.22%

645.81%

6.45%

6.90%

7.41%

7.99%

8.65%

7.55%

7.79%

8.03%

8.27%

8.51%

 

Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal 1 atau 100%.

Bulan

Likuiditas

Bulan -1

Bulan -2

Bulan -3

Bulan -4

Bulan -5

Bulan -6

Bulan -7

Bulan -8

Bulan -9

Bulan -10

Bulan -11

Bulan -12

21.08%

21.60%

25.76%

31.25%

38,25%

48,49%

62,36%

82,58%

114,04%

168,32%

281,22%

645,81%

Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05

Profitabilitas

Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI (Rate of return O Investment) danROE (Rate of return On Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.

 

Bulan

ROI

ROE

Bulan -1

Bulan -2

Bulan -3

Bulan -4

Bulan -5

Bulan -6

Bulan -7

Bulan -8

Bulan -9

Bulan -10

Bulan -11

Bulan -12

4,28%

4,51%

4,76%

5,04%

5,34%

6,08%

6,67%

6,45%

6,90%

7,41%

7,99%

8,65%

6,06%

6,12%

6,36%

6,59%

7,07%

7,31%

8,00%

7,55%

7,79%

8,03%

8,27%

8,51%

Terlihat ROI dan ROE pada awal bulan sudah lebih dari suku bunga bank dan makin meningkat setiap yang menyatakan proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05

V.    Jaminan Kredit.

Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan tempat bangunan usaha beserta peralatan.

Penutup

Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini.

Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.

 

Terimakasih atas kerja samanya.

 

 

 

 

Hormat Kami,

 

 

 

 

 

(Agnes Monica)

Pemilik UsahaTag :proposal usaha air | contoh proposal usaha air isi ulang | makalah perencanaan bisnis depot | contoh proposal air minum isi ulang | contoh proposal rental |

Related Posts to "Contoh Proposal Bisnis Air Isi Ulang"

Response on "Contoh Proposal Bisnis Air Isi Ulang"