Friday, 24 October 2014

Gagasan awal bagi dasar Negara

Sejak awal kedatangannya, pihak Jepang sudah menjanjikan akan memerdekakan Indonesia. Janji-janji ini disikapi dengan baik oleh tokoh-tokoh nasioanal Indonesia. Soekarno dan Hatta misalnya, mereka terkenal karena keteguhannya untuk tidak bekerjasama dengan Belanda. Namun, mereka memilih bekerjasama dengan Jepang dalam berbagai organisasi yang didirikan Jepang di Indonesia. Pemerintahan Jepang membagi wilayah Indonesia ke dalam tiga wilayah besar. Pertama, Pulau Sumatera, kedua wilayah Jawa dan Madura, dan yang terakhir wilayah Borneo ( Kalimantan ), Sulawesi, dan Maluku.

Adapun organisasi-organisasi yang dibentuk pada masa Indonesi dan Jepang agar mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Setelah kegagalan Gerakan 3A, pemerintah Jepang mendirikan PUTERA ( Pusat Tenaga Rakyat ), yang didirikan pada 16 April 1943, adapun berikutnya kemunculan Jawa HOKOKAI ( Himpunan Kebaktian Jawa ), yang dibentuk pada tahun 1944 oleh Letnan Jenderal Kumakichi Harada, seperti pada putera, hokokai juga membawahi beragam organisasi yang terdiri dari berbagai profesi.

Jepang juga menyiapkan Heiho dan PETA, Heiho dan PETA adalah dua organisasi yang dibentuk untuk mendidik pemuda Indonesia menjadi tentara yang sebenarnya. Anggota Heiho adalah prajurit Indonesia yang langsung ikut terlibat dalam tentara Jepang, keahlian yang dimililiki prajurit Heiho tidak dimiliki oleh Peta. Tapi pada akhirnya Pemerintahan Jepang ternyata jauh dari gambaran penduduk Indonesia soal kemerdekaan. Orang-orang merasakan penindasan yang sama/lebih pada masa pemerintahan Jepang. Pihak Jepang ternyata sudah lama memprediksi kekalahan mereka dari berbagai peristiwa mulai dari jatuhnya Pulau Saipan, dipukul mundurnya pasukan Jepang di Kepulauan Solomon dan Kepulauan Marshall, hingga pada serangan jepang di wilayah Indonesia.

Akhirnya pada tanggal 29 mei 1945-1 juni 1945 Mr.Muh.Yamin, Dr.Mr Supomo, dan Ir. Soekarno merancang gagasan awal bagi dasar Negara. Dalam siding pertama ini menghasilkan rancangan dasar Negara yang disebut Pancasila. Berikut selalu ada persidangan dalam merancang kemerdekaan Indonesia seperti tanggal 14 Juli 1945 menghasilkan 3 hal, yakni pernyataan Indonesia yang merdeka, pembukaan undang undang dasar, dan undang undang dasar tersebut.

Dalam menyambut kemerdekaan Indonesia banyak hal yang dilakukan oleh bangsa Indonesia, mereka saling bahu membahu untuk menciptakan rancangan kemerdekaan Indonesia yang sempurna, salah satunya bendera kemerdekaan Indonesia, bendera ini dirancang buatan ibu Fatmawati, istri Bung Karno. Sedangkan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta. Akhirnya pada pukul 11.30, Soekarno dan Hatta membacakan proklamasi di rumah Soekarno di Rengasdengklok. Proklamasi dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional juga dipenuhi oleh barisan pemuda. dengan peristiwa proklamasi, Indonesia telah meraih kemerdekaannya. MERDEKA!

Related Posts to "Gagasan awal bagi dasar Negara"

Response on "Gagasan awal bagi dasar Negara"